Hilang 3 Hari, Andi Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Belapunraga Gowa

Akbar
Tim SAR Gabungan dan Warga saat Mengevakuasi Jasad Andi Korban Tenggelam di Sungai Belapunraga, Gowa. Foto iNews.id/ Akbar

SUNGGUMINASA, iNews.id - Misteri hilangnya Andi (30), warga yang diduga tenggelam di Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel, akhirnya terungkap. Setelah tiga hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 10.25 WITA.

Jasad Andi, korban tenggelam di Gowa, ditemukan mengapung sejauh kurang lebih 13 kilometer dari lokasi awal kejadian, tepatnya masih di aliran Sungai Belapunraga. Temuan ini sekaligus mengakhiri harapan keluarga yang sejak Sabtu (11/1/2026) menanti kabar keberadaan korban.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan mengungkapkan bahwa, proses pencarian pada hari ketiga dilakukan secara maksimal dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).

“Korban atas nama Andi ditemukan mengapung oleh tim SAR gabungan sekitar 13 kilometer dari titik awal dilaporkan hilang, tepatnya di aliran Sungai Belapunraga,” ujar Andi Sultan.

Ia menjelaskan, metode pencarian dilakukan dengan penyisiran ke arah hilir menggunakan perahu karet, disertai pemantauan di sejumlah titik strategis yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.

Usai dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR kami nyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” tambah Sultan.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas Makassar, BPBD Gowa, Dinas Pemadam Kebakaran Gowa, PMI, TNI-Polri, relawan kemanusiaan, hingga masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan ringan dengan suhu udara sekitar 24 derajat Celsius, yang sempat menjadi tantangan bagi tim di lapangan.

Basarnas Makassar menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengapresiasi sinergi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

Sebelumnya, laporan orang hilang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar dari pihak keluarga setelah ditemukan sejumlah barang milik korban di sekitar lokasi penyeberangan sungai, berupa topi, sandal, dan sepeda motor, yang menguatkan dugaan korban tenggelam saat menyeberang.



Editor : Revin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network