Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua KONI Sulsel Beri Pesan Khusus ke Pengurus Taekwondo yang Baru Dilantik
Advertisement . Scroll to see content

Benteng Somba Opu Dibidik Jadi Cagar Budaya Nasional, Revitalisasi Dikebut

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:56 WIB
  • author Kiky
Benteng Somba Opu Dibidik Jadi Cagar Budaya Nasional, Revitalisasi Dikebut
Plt Bupati Gowa Saat Dampingi Menteri Kebudayaan dan Gubernur di Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Benteng Somba Opu. Foto iNews.id/ Kiky

SUNGGIMINASA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyampaikan dukungan dan apresiasianya atas revitalisasi Benteng Somba Opu yang dilaksanakan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan.

Dukungan tersebut disampaikan Plt Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri peletakan batu pertama revitalisasi Benteng Somba Opu di Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Selasa (27/10/26).

Darmawangsyah mengungkapkan, revitalisasi yang dilaksanakan ini merupakan langkah penting dalam menjaga eksistensi Benteng Somba Opu sebagai bagian dari sejarah peradaban Kerajaan Gowa dan Sulawesi Selatan.

“Kami tentu bersyukur revitalisasi Benteng Somba Opu ini dapat dilaksanakan. Ini merupakan langkah luar biasa dari Kementerian Kebudayaan. Kami, masyarakat Sulawesi Selatan pada umumnya dan masyarakat Gowa khususnya, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan ini,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, revitalisasi sepanjang 600 meter ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan Benteng Somba Opu sekaligus memperkuat daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi wisata andalan di Sulawesi Selatan.

“Semoga pengerjaan sepanjang 600 meter ini dapat diselesaikan. Setelah itu, kita akan terus membangun kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Gowa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kementerian Kebudayaan untuk merawat Benteng Somba Opu agar menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Selain revitalisasi benteng, Darmawangsyah juga menyampaikan komitmen daerah untuk mendukung penataan dan pemugaran miniatur rumah adat yang berada di kawasan tersebut.

Dirinya mengungkapkan, rumah adat Kabupaten Gowa memang belum pernah mengalami renovasi. Karena itu, pihaknya telah meminta dan mengharapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk segera menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pemugaran.

“Termasuk kami, pemerintah Kabupaten Gowa sudah berkomitmen. Insyaallah setelah DED-nya selesai tahun ini, kami tahun depan masuk menganggarkan sesuai dengan jumlah DED yang memang sudah dipersyaratkan untuk membangun. Kami ingin melakukan pemugaran, bahkan dengan ukuran bangunan yang lebih besar,” tambah Darmawangsyah.

Sementara Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menyampaikan revitalisasi Benteng Somba Opu merupakan bagian dari investasi kebudayaan untuk menjaga warisan sejarah bangsa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pengerjaan revitalisasi ini ditargetkan secara keseluruhan sepanjang 600 meter, kita sama-sama mendukung pelaksanaan ini agar segera diselesaikan dan struktur benteng kembali tersambung secara utuh,” ungkapnya.

Lebih lanjut Fadli Zon menyampaikan pelestarian kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan seni tari dan musik, tetapi juga mencakup bahasa, tradisi, adat istiadat, teknologi tradisional, permainan rakyat, pangan lokal, dan berbagai unsur kebudayaan lainnya.

“Kami ingin Benteng Somba Opu dapat dikembangkan sebagai ruang belajar dan edukasi sejarah, pusat aktivitas kebudayaan, serta destinasi wisata sejarah, budaya, dan kuliner yang mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar tentunya,” lanjutnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong penataan kawasan, termasuk pemugaran bastion dan rumah-rumah adat Sulawesi Selatan, dengan tetap memperhatikan bentuk asli serta fungsi bangunan bersejarah. Selain itu, Benteng Somba Opu diharapkan dapat diusulkan sebagai cagar budaya nasional melalui mekanisme dan ketentuan administrasi yang berlaku.

Olehnya dirinya mengimbau revitalisasi Benteng Somba Opu membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga sektor swasta, individu, korporasi, dan komunitas penggerak kebudayaan.

“Saya ingin menggarisbawahi bahwa ini adalah kerja bersama. Tidak mungkin hanya pemerintah saja. Ke depan, kita membutuhkan kolaborasi berbagai pihak demi kemajuan kebudayaan itu sendiri,” sebutnya.

Ditempat yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi inisiatif Kementerian Kebudayaan dalam merevitalisasi Benteng Somba Opu. Menurutnya, benteng tersebut merupakan salah satu bukti penting sejarah kebudayaan Sulawesi Selatan yang harus dilestarikan dan dikembangkan sebagai sarana edukasi bagi generasi mendatang.

“Kami mengapresiasi revitalisasi ini yang diinisiasi oleh Menteri Kebudayaan. Benteng ini merupakan salah satu bukti sejarah kebudayaan Sulawesi Selatan yang seharusnya menjadi sarana edukasi, khususnya mengenai sejarah Sulawesi Selatan dan Kerajaan Gowa,” katanya.

Andi Sudirman mengaku, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memiliki cita-cita menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata edukasi yang berfokus pada sejarah kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan.

“Kami ingin mengembalikan eksistensi benteng ini agar anak cucu kita bisa mengetahui sejarah masa lampau. Bersama Pemerintah Kabupaten Gowa, kami akan bahu-membahu dan saling mendukung pelaksanaan revitalisasi ini,” pungkasnya.

Editor: Revin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut