Listrik Padam 2 Jam Jelang Operasi di RSUD Bulukumba, Keluarga Pasien Mengamuk

Dirman Anwar
Suasana Saat Ketegangan Terjadi Antara Satpam RSUD Bulukumba dengan Keluarga Pasien. (Foto iNews.id/ Dirman Anwar).

BULUKUMBA, iNews.id - Pemadaman listrik mendadak terjadi di RSUD H Andi Sulthan Dg Radja, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, saat sejumlah pasien hendak menjalani tindakan operasi. Kondisi ini memicu kepanikan serta protes keras dari keluarga pasien.

Pemadaman berlangsung sekitar dua jam dan membuat sejumlah ruangan, termasuk ruang operasi, gelap gulita. Beberapa pasien yang membutuhkan tindakan darurat terpaksa menunggu tanpa kepastian.

Keluarga pasien di RSUD Bulukumba menilai pihak rumah sakit tidak sigap. Tidak ada pencahayaan darurat yang memadai, sehingga tenaga medis dan pasien harus bertahan dalam kondisi minim penerangan.

Sappewali Kutong, salah satu orang tua pasien, mengamuk dan nyaris terlibat adu fisik dengan petugas keamanan. Dia memprotes keras karena khawatir kondisi tersebut berdampak pada psikologis anaknya yang akan menjalani operasi.

Dia mengaku sempat mendapat jaminan dari pihak rumah sakit bahwa pasokan listrik tidak akan dipadamkan hingga operasi selesai. Namun, tak lama berselang, listrik justru padam total.

“Saya kembali ke kamar, tiba-tiba lampu mati. Saya langsung ke ruang operasi, ternyata semua gelap. Itu yang membuat saya naik pitam,” ujarnya, Sabtu,25/4/2026

Menurutnya, setelah pemadaman tersebut, dua dokter sempat menawarkan penundaan operasi. Namun, dia menolak karena khawatir kondisi anaknya akan semakin memburuk jika tindakan ditunda.

Peristiwa ini dinilai mencerminkan lemahnya manajemen dan koordinasi internal rumah sakit, terutama dalam menangani situasi krisis yang menyangkut keselamatan pasien.

Sementara itu, Humas RSUD, Andi Ayatullah Ahmad menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan dalam rangka pemeliharaan dan peningkatan sistem kelistrikan, termasuk perawatan trafo dan instalasi jaringan baru.

Dia menyebut, pemadaman diperlukan untuk mendukung operasional peralatan medis di gedung baru, termasuk Gedung Perawatan Jantung Terpadu.

“Pemberitahuan sebelumnya telah disampaikan kepada seluruh unit pelayanan terkait rencana pemadaman,” ujarnya.

Akibat pemadaman tersebut, aliran listrik di seluruh area rumah sakit sempat terhenti. Sejumlah layanan, termasuk tindakan operasi, terpaksa ditunda hingga kondisi kembali normal.

Manajemen RSUD menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihak rumah sakit juga memastikan langkah perbaikan dilakukan untuk menjaga kualitas layanan ke depan.



Editor : Revin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network