BREAKING NEWS: Pelaku Penikaman dan Perampokan di Kantor Pos Takalar Ditangkap
TAKALAR, iNews.id - Setelah sehari buron, pelaku penikaman Kepala Kantor Pos Cabang Takalar Suwanto Tahir akhirnya ditangkap aparat kepolisian, Sabtu malam (29/11/2025). Pelaku bernama Suprianto Gassing, yang merupakan pegawai internal Kantor Pos Takalar, diringkus Tim Resmob Polres Takalar tanpa perlawanan.
Pelaku Perampokan Kantor Pos Takalar ini, langsung digelandang ke Polres Takalar untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kedua tangan pelaku tampak diborgol ketika Tim Resmob membawanya menuju ruang penyidikan, dengan pengawalan ketat.
Suasana haru penangkapan menyelimuti halaman posko saat keluarga pelaku menunggu di luar pagar. Sejumlah anggota keluarga menangis dan memeluk Suprianto sesaat sebelum ia dibawa masuk ke ruang pemeriksaan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi lengkap terkait penangkapan tersebut. Namun penyidik Unit Tipidum Polres Takalar memastikan pendalaman motif akan menjadi fokus utama.
Kronologi Lengkap Peristiwa Penikaman dan Perampokan Dana BLTS Kantor Pos Takalar
Insiden ini terjadi di Kantor Pos Cabang Takalar, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, pada Jumat malam, 28 November 2025 sekitar pukul 19.30 WITA. Saat itu korban hendak menyimpan Dana BLTS ratusan juta rupiah ke dalam brankas usai aktivitas kerja.
Tiba-tiba, pelaku memukul korban dari belakang menggunakan tabung gas pemadam. Setelah korban tersungkur, pelaku kemudian menikam Suwanto menggunakan benda tajam. Dalam kondisi luka, korban masih sempat berusaha mempertahankan uang tersebut.
“Saya dipukul dari belakang lalu dibacok. Dia mau ambil uang BLT itu. Pelakunya Suprianto, staf kami sendiri,” ujar Suwanto saat menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat RSUD Padjonga Dg Ngalle.
Pelaku kemudian melarikan diri sambil membawa kabur Dana BLTS yang diperkirakan berjumlah ratusan juta rupiah.
Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Hatta, membenarkan kejadian penikaman yang menimpa Kepala Kantor Pos tersebut.
“Benar itu terjadi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (29/11/2025).
Menurut informasi terbaru yang dihimpun, penyidik tengah memfokuskan pemeriksaan pada motif pelaku. Dugaan kuat menyebutkan bahwa dorongan ekonomi dan kesempatan menjadi pemicu utama aksi nekat Suprianto yang sehari-hari bertugas sebagai mandor pengawasan pengantaran uang.
Penyidik kini menelusuri apakah pelaku telah merencanakan aksinya sejak beberapa hari sebelumnya.
Editor : Revin