PT HCM Buka Suara Soal Proyek di Kantisang Maros: Bukan Pekerjaan Kami
SUNGGUMINASA, iNews.id - Proyek pembangunan drainase dan jalan beton di Dusun Kantisang, Desa Bantomanurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulael yang sebelumnya menuai protes warga, kini mulai dilakukan perbaikan di sejumlah titik.
Sorotan publik sempat mengarah kepada PT Harfia Construcion Machinery (HCM), lantaran alat berat perusahaan tersebut terlihat berada di lokasi proyek. Namun, Direktur PT HCM, Haji Sahar, menegaskan bahwa perusahaannya bukan pelaksana pekerjaan yang dimaksud.
Menurutnya, keberadaan alat berat di lokasi semata-mata hanya disewakan kepada pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.
“Jadi itu bukan pekerjaan dari PT Harfia. Adapun alat yang terlihat di lokasi, itu hanya disewakan kepada pihak yang melaksanakan pekerjaan proyek tersebut,” ujar H Sahar saat ditemui di kantornya, Rabu (11/2/2026).
Ia menegaskan, PT HCM tidak terlibat dalam proses pelaksanaan teknis proyek pembangunan drainase dan jalan beton tersebut.
"Kebetulan kontraktornya ada disini, silahkan bicara langsung saja. Sengaja saya datangkan ini kontraktornya," ucapa H Sahar.
Sementara itu, Wahyu yang mengaku sebagai kontraktor pelaksana dari CV Nur Miranda Zulta membenarkan bahwa alat berat yang digunakan di lapangan merupakan hasil sewa dari PT Harfiah.
“Benar, itu proyek saya. Dan alat di lokasi itu memang kami sewa dari PT Harfia,” kata Wahyu.
Meski klarifikasi telah disampaikan, warga berharap perbaikan yang kini mulai dilakukan benar-benar meningkatkan kualitas pekerjaan. Mereka meminta agar proyek tersebut dikerjakan sesuai standar, sehingga tidak lagi menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Editor : Revin