Potensi Rumput Laut Takalar Dilirik Pasar China, Desa Punaga Jadi Sorotan
TAKALAR, iNews.id - Desa Punaga di Kecamatan Laikang menjadi sorotan dalam peta kerja sama internasional Kabupaten Takalar. Hal ini menyusul kunjungan lapangan Liaison Officer (LO) Kerja Sama Takalar-China, Jenny Widjaya, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, Sabtu (4/4/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung potensi sektor perikanan, khususnya komoditas rumput laut dan lawi-lawi (anggur laut), yang diproyeksikan mampu menembus pasar Tiongkok secara lebih luas.
Kepala Desa Punaga, Syarifuddin Daeng Sore, menyambut positif kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai peluang besar bagi masyarakat pesisir.
“Ini adalah kehormatan besar bagi masyarakat Desa Punaga. Kedatangan Ibu Jenny Widjaya sebagai LO Kerja Sama Takalar–China membuktikan bahwa kualitas hasil laut kami telah diakui hingga ke mancanegara,” kata Kades kepada iNews.id kemarin.
Ia menambahkan, Tiongkok selama ini menjadi salah satu pasar utama rumput laut Indonesia. Karena itu, pihaknya berharap adanya pendampingan untuk meningkatkan kualitas produksi petani lokal.
“Harapan besar kami adalah adanya pendampingan dan dukungan sarana bagi pembudidaya agar menghasilkan produk yang lebih berkualitas. Salah satu kendala utama petani saat ini adalah proses pengeringan di musim hujan,” katanya.
Menurutnya, solusi teknologi pengeringan modern sangat dibutuhkan agar kualitas rumput laut tetap terjaga meski cuaca tidak menentu.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Takalar, Nuriksan Nurdin, menegaskan peran LO sangat penting dalam membuka akses pasar internasional, khususnya ke China.
Ia menyebut, selain rumput laut, komoditas lawi-lawi dari Desa Punaga juga memiliki potensi besar untuk ekspor karena kualitasnya yang kompetitif.
Di sisi lain, Jenny Widjaya menekankan pentingnya peningkatan standar kualitas agar produk lokal mampu bersaing di pasar global.
“Kualitas produk harus terus ditingkatkan, terutama dari aspek kebersihan kawasan pesisir serta teknik pengemasan. Hal ini krusial agar produk kita mampu bersaing dan memenuhi standar ketat di pasar global,” tuturnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi kerja sama konkret dengan investor, yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Takalar.
Editor : Abdul Kadir