5 Alsintan Handraktor TR4 di Bantaeng Menganggur, Petani Terkendala Operator dan Lahan
BANTAENG, iNews.id - Sebanyak lima unit alat dan mesin pertanian (alsintan) jenis handtraktor roda empat (TR4) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dilaporkan belum dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani penerima, Sabtu (2/5/2026).
Bantuan Alsintan TR4 di Bantaeng tersebut merupakan pengadaan tahun 2025 dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk mendukung program peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT).
Sejumlah kendala dilaporkan menjadi penyebab belum optimalnya penggunaan alat tersebut. Di antaranya keterbatasan operator serta kondisi lahan yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi TR4.
Salah satu penerima bantuan, Haryadi, mengatakan sebagian unit belum digunakan hingga saat ini.
“Beberapa di antaranya tidak memiliki operator, sehingga belum dimanfaatkan,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan alsintan dilakukan secara bergantian dengan sistem pinjam pakai.
“Tidak ada penguasaan pribadi, penggunaannya menyesuaikan kebutuhan,” katanya.
Disamping itu, ketua kelompok tani Tala-Tala, Hamzah, menyebut kondisi lahan di wilayahnya kurang mendukung penggunaan TR4.
“Alat ini mudah tenggelam dan berpotensi merusak pematang,” ujar Hamzah, Jum'at (1/5/2026).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Bantaeng, Mahyuddin, mengatakan pihaknya akan melakukan penelusuran terkait pemanfaatan bantuan alsintan tersebut.
“Kami akan menelusuri penggunaan kelima alsintan TR4 itu secara menyeluruh,” ujarnya.
Editor : Revin