Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolri Beri Apresiasi Langsung ke TNI dan Tim Gabungan Evakuasi Kapolda Jambi
Advertisement . Scroll to see content

Viral! Kecewa 10 Tahun Gagal Jadi Bintara, Pria Berseragam TNI Robek Dokumen Penghargaan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:15 WIB
  • author Suparno (Eno)
Viral! Kecewa 10 Tahun Gagal Jadi Bintara, Pria Berseragam TNI Robek Dokumen Penghargaan
Aksi Ekstraksi Video Viral Prajurit TNI Robek Dokumen 10 Tahun Gagal Jadi Bintara yang Diubah Jadi Foto. Istimewa

MAKASSAR, iNews.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berseragam TNI meluapkan kekecewaan terkait kegagalannya menjadi Bintara menjadi perhatian dalam rekaman yang beredar di media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar dua setengah menit tersebut di unggah di Youtube dengan nama akun @Tentara_Indonesia_08, pria TNI itu menyampaikan keluhannya sambil duduk dan memperlihatkan sejumlah dokumen penghargaan. Ia mengungkapkan kekecewaan karena mengaku telah berulang kali gagal menjadi Bintara selama 10 tahun.

Pria tersebut kemudian memperlihatkan beberapa dokumen yang dimilikinya. Dalam rekaman itu, ia tampak merobek sejumlah dokumen sebagai bentuk luapan emosinya.

 


Gambar Video Viral TNI Robek Dokumen, Ini Linknya: https://youtube.com/shorts/Gez9zBqO6z0?si=ftJeipay3Rn5idkz


Pernyataannya dalam video juga menyinggung persoalan kondisi kesehatan serta proses seleksi yang menurut pengakuannya menjadi sumber kekecewaan.

Namun, identitas pria tersebut, satuan tempatnya bertugas, lokasi kejadian, serta latar belakang lengkap peristiwa itu belum dapat dipastikan hanya berdasarkan rekaman yang beredar.

Belum diketahui pula apakah dokumen yang dirobek merupakan piagam penghargaan resmi, dokumen pribadi, atau dokumen lainnya. Belum ada keterangan resmi yang dapat mengonfirmasi seluruh pernyataan pria tersebut dalam video.

Peristiwa ini memerlukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan konteks kejadian dan duduk persoalan yang sebenarnya. Konfirmasi dari pihak terkait juga diperlukan agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.

Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan pengamatan terhadap video. Identitas, kronologi lengkap, dan klaim mengenai proses seleksi perlu diverifikasi sebelum berita diterbitkan sebagai fakta yang terkonfirmasi.

Editor: Revin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut