GOWA, iNewsGowa.id - Suasana sahur yang tenang di Desa Bontoala, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berubah menjadi mencekam pada Kamis subuh, 5 Maret 2026.
Dalam hitungan menit, terjangan angin puting beliung yang datang bersamaan dengan hujan deras merusak nyapu permukiman warga puluhan bangunan. Kejadian singkat namun masif ini mengakibatkan atap-atap seng beterbangan terbawa angin, meninggalkan kerusakan yang memprihatinkan di wilayah tersebut.
Dusun Ana Gowa tercatat sebagai lokasi dengan dampak kerusakan paling parah. Berdasarkan penuturan Ketua RT setempat, Syamsuddin Pasugi, tercatat lebih dari 30 rumah warga mengalami kerusakan, di mana 26 unit di antaranya dikategorikan rusak berat karena kehilangan seluruh bagian atapnya.
Warga menggambarkan kemunculan angin terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 03.30 WITA, saat sebagian besar masyarakat sedang menyantap hidangan sahur di dalam rumah.
Salah satu warga terdampak, Jufri, menceritakan betapa cepatnya pusaran angin tersebut mengangkat material bangunan hingga tak bersisa. Hingga Kamis siang, suasana di lokasi bencana tampak sibuk oleh aktivitas warga yang bergotong-royong membersihkan puing-puing material yang berserakan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
