SUNGGUMINASA, iNews.id - Suasana dini hari di Sungguminasa, Kabupaten Gowa, mendadak mencekam. Aksi penikaman di Gowa ini, diduga dipicu rasa cemburu, yang terjadi di sebuah warung es kelapa muda di Jalan Agus Salim, Kecamatan Somba Opu, Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 00.00 WITA.
Seorang wanita berinisial IY nekat menikam ssorang wanita RM (27) karyawan baru di warung tersebut. Insiden berdarah itu sontak menggegerkan warga, terlebih pelaku terlihat kabur sambil menenteng badik usai melakukan aksinya.
Kepanikan berubah menjadi kejar-kejaran. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya mengejar pelaku.
“Pelaku dikejar oleh warga setelah melakukan penikaman,” ujar Dika, saksi mata di lokasi.
Dalam pelariannya, pelaku sempat terdesak dan masuk ke area Warkop Kolamario. Warga pun mengepung lokasi tersebut. Namun, pelarian IY tergolong nekat.
“Kami sempat mengepung Kolam mario, tapi pelaku naik ke atap lalu melompat ke tembok lahan kosong di samping warkop,” lanjut Dika.
Informasi kejadian itu segera sampai ke Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman. Ia langsung merespons cepat dengan memerintahkan personel menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Siap, terima kasih informasinya. Segera kami perintahkan personel untuk ke lokasi kejadian,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Tak lama berselang, aparat Polres Gowa tiba di lokasi dan melakukan penyisiran di area semak belukar yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku. Berkat kerja sama dengan warga, pelaku akhirnya berhasil ditemukan dan diamankan.
Dari keterangan warga, IY diketahui merupakan mantan karyawan dari pemilik warung berinisial JM (37) yang juga seorang wanita. Sementara korban RM adalah pegawai baru di tempat yang sama.
Dugaan sementara, aksi nekat tersebut dipicu konflik pribadi yang mengarah pada cinta segitiga sesama jenis antara pelaku, korban, dan pemilik warung. Perselisihan itu memuncak hingga berujung pada penikaman.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Editor : Revin
Artikel Terkait
