BANTAENG, iNews.id - Suasana berbeda terlihat di SD Inpres Pullaweng, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (23/4/2026). Di ruang kelas sederhana itu, seorang guru dari Swiss berdiri di depan siswa, mengajak mereka belajar dengan cara yang tak biasa.
Guru tersebut seorang wanita bernama Miss Anna Huni pengajar dari Zurich Schule Buhn AF5, hadir bersama Ketua TP PKK Bantaeng, Ny Gunya Paramasukhaputri. Namun perhatian siswa justru tertuju pada metode belajar yang dibawakan Anna lebih interaktif, santai, dan mendorong siswa untuk aktif bertanya.
Beberapa siswa tampak berani mengangkat tangan, sementara yang lain mengikuti instruksi dengan penuh rasa ingin tahu. Suasana kelas menjadi lebih hidup dari biasanya.
“I am very happy to be able to interact directly with students and teachers in Bantaeng; they are very enthusiastic,” ujar Anna (23/4/2026).
Ia juga menambahkan dalam bahasa Indonesia, dirinya senang bisa berinteraksi langsung karena para siswa terlihat antusias mengikuti pembelajaran.
Di sela kunjungan itu, Ketua TP PKK Bantaeng menyempatkan melihat langsung kondisi sekolah, mulai dari ruang kelas, perpustakaan, hingga area kebun dan kantin.
"Kami berbincang dengan siswa dan guru, mendengar langsung pengalaman mereka dalam proses belajar mengajar sehari-hari", ucapnya.
Kepala SD Inpres Pullaweng, Mahdi, mengatakan kehadiran guru dari luar negeri menjadi pengalaman baru bagi sekolah yang berada di wilayah pelosok tersebut.
Menurutnya, kesempatan melihat langsung metode pembelajaran dari luar membuka wawasan guru dan siswa, sekaligus memberi gambaran bahwa cara belajar bisa dikembangkan lebih variatif.
Hal senada disampaikan Ketua YBH PA Bangkit, Putri Nurdin. Ia menilai kehadiran tenaga pendidik dari luar negeri memberi energi baru bagi dunia pendidikan di daerah.
“Ini bukan sekadar kunjungan, tapi ruang berbagi pengalaman yang bisa memberi inspirasi bagi guru dan siswa,” ujarnya.
Meski berlangsung singkat, interaksi di ruang kelas itu meninggalkan kesan bagi siswa. Bagi mereka, hari itu bukan sekadar belajar seperti biasa, tetapi juga mengenal cara baru memahami pelajaran.
Editor : Revin
Artikel Terkait
