Proyek Jalan Rp46,8 Miliar di Desa Tamaona Disorot, DPRD Bulukumba Minta Perbaikan Talud

Dirman Anwar
Syahruni Haris Wakil Ketua DPRD Bulukumba dengan Andi Usdar Anggota DPRD Gerindra Dapil Gantarang-Kindang, Serta Kepala Pengawas Pekerjaan Tinjau Lokasi Pekerjaan Jalan. Foto iNews.id/ Dirman Anwar

BULUKUMBA, iNews.id - Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, turun langsung memantau proyek pengerjaan ruas jalan Bontomanai-Kindang di Desa Tamaona, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulsel, Sabtu (28/3/2026).

Pengerjaan ruas jalan sepanjang 17 kilometer tersebut saat ini masih berlangsung. Proyek ini didanai melalui APBN dengan skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, dengan nilai kontrak sebesar Rp46.804.873.518, berdasarkan nomor kontrak HK.02.01/PPK I.2 SULSEL/APBN-IJD/2025/4.

Realisasi proyek ini juga tidak lepas dari peran Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, yang mengawal aspirasi masyarakat hingga tahap pelaksanaan.

Dalam peninjauan itu, Syahruni Haris didampingi anggota DPRD Bulukumba dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Gantarang-Kindang, Andi Usdar. Keduanya memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Pengerjaan jalan ini sudah lama dinanti masyarakat, sehingga kita ingin kualitasnya benar-benar baik dan manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” ujar Syahruni Haris di sela-sela proses pengaspalan.

Ia juga menyoroti pengerjaan talud di sejumlah titik yang dinilai perlu diperbaiki. Menurutnya, konstruksi talud harus diperkuat agar mampu menahan beban kendaraan berat serta aliran air saat hujan.

“Dasar talud harus digali agar kuat. Dengan begitu, saat dilalui truk besar atau terjadi luapan air, pinggiran jalan tidak mudah longsor,” tegasnya.

Syahruni menambahkan, pihaknya turun langsung ke lokasi setelah menerima berbagai masukan dari masyarakat, baik melalui media sosial maupun komunikasi langsung.

“Ada banyak masukan dari masyarakat. Karena itu kami turun memastikan pekerjaan sesuai standar. Setelah berdiskusi dengan pelaksana, mereka siap memperbaiki kekurangan yang ada. Komunikasi antara warga dan pelaksana memang penting, selama tidak menyimpang dari perencanaan,” jelasnya.

Ia berharap proyek tersebut dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta mengajak warga untuk turut mengawasi proses pengerjaan agar kualitasnya tetap terjaga.

Sementara itu, Andi Usdar juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pekerjaan di lapangan. Ia mengaku masih menemukan beberapa titik yang perlu diperbaiki.

“Saya meminta kualitas pekerjaan ditingkatkan dan masyarakat ikut mengawasi, sehingga hasilnya benar-benar baik,” ujarnya.



Editor : Revin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network