SUNGGUMINASA, iNews.id - Kepedulian terhadap masyarakat ditunjukkan Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad, bersama jajaran. Usai melaksanakan rangkaian latihan militer di wilayah Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto turun langsung menemui warga Desa Panaikang.
Dalam kegiatan bertajuk Kostrad Berbagi dan Darpa Berbagi yang digelar di Lapangan Pemuda Panaikang, Jumat (28/8/2026), ratusan warga menerima bantuan sembako.
Bantuan berupa sejumlah kebutuhan pokok tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah latihan.
Mayjen Nur Yudhanto mengatakan, kegiatan berbagi menjadi bentuk rasa syukur sekaligus ungkapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menerima dan mendukung keberadaan prajurit selama latihan berlangsung.
“Hari ini sebagai rasa syukur dan wujud terima kasih kami telah latihan di wilayah kepada masyarakat Pattallassang. Kostrad Berbagi dan Darpa Berbagi, kami siapkan beberapa sembako khususnya untuk warga sekitar,” ujar Wulang saat diwawancarai iNews.
Menurutnya, latihan Divisi Infanteri 3 Kostrad merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan secara bertingkat, bertahap, dan berlanjut sejak awal tahun.
“Latihan ini merupakan rangkaian dari latihan Divisi Infanteri 3 Kostrad. Dari awal tahun kami melaksanakan latihan secara bertingkat, bertahap dan berlanjut,” katanya.
Ia menjelaskan, latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit dalam menjalankan berbagai tugas, termasuk kemampuan melaksanakan operasi secara mandiri.
“Divisi Infanteri 3 Kostrad saat ini merupakan pasukan yang harus bisa melaksanakan kegiatan pertempuran secara mandiri, karena Divisi Infanteri 3 Kostrad merupakan pasukan yang lengkap,” tegasnya.
Dalam rangkaian latihan tersebut, sekitar 600 prajurit turut terlibat. Latihan dilakukan untuk mengasah kemampuan, kesiapsiagaan, serta profesionalisme prajurit menghadapi berbagai situasi dan tugas.
Tak hanya membagikan sembako, Pangdivif 3 Kostrad juga menyempatkan diri mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Panaikang.
Salah satu kebutuhan yang disampaikan warga adalah dukungan terhadap ketersediaan air untuk persawahan dan akses jembatan.
Menanggapi hal tersebut, Wulang menyatakan kesiapan jajarannya untuk membantu sesuai kemampuan yang dimiliki.
“Masyarakat Pattallassang saat ini sedang membutuhkan air dan jembatan. Kami akan cek. Kami memiliki kendaraan pengangkut, nanti akan kami perbantukan. Insyaallah kami akan support,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan tugas pertahanan maupun kegiatan latihan. Lebih dari itu, interaksi dengan masyarakat menjadi bagian penting untuk membangun kedekatan dan kepedulian sosial.
Ia menegaskan, hubungan antara TNI dan masyarakat harus dibangun melalui kebersamaan serta kepedulian.
“Wujud kerja sama yang paling penting adalah rasa kasih sayang sesama,” tambahnya.
Tempat yang sama, Kepala Desa Panaikang, Ismail, menyambut baik kehadiran Pangdivif 3 Kostrad beserta jajaran di wilayahnya.
Ia mengaku masyarakat merasa senang, terlebih kedatangan prajurit TNI juga dibarengi dengan bantuan sembako bagi warga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad. Dengan kehadiran TNI di desa kami, Desa Panaikang, kami sangat senang. Apalagi warga kami mendapatkan bantuan sembako. Ini sangat bermanfaat,” kata Ismail.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga dan menjadi bukti bahwa keberadaan TNI di sekitar lokasi latihan turut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Nengsi, salah seorang warga Panaikang. Ia mengaku terbantu dengan bantuan kebutuhan pokok yang diberikan.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pembagian sembako ini. Mudah-mudahan ke depannya semakin baik,” ucap Nengsi.
Kegiatan Kostrad Berbagi dan Darpa Berbagi pun menjadi momentum memperkuat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat.
Tak hanya meninggalkan kesan sebagai bagian dari latihan militer, kehadiran ratusan prajurit di Panaikang juga diwarnai aksi kepedulian sosial melalui bantuan sembako serta komitmen untuk membantu kebutuhan masyarakat, khususnya terkait air dan akses jembatan.
Editor : Revin
Artikel Terkait
