get app
inews
Aa Read Next : Pasien Tak Dilayani hingga Meninggal di IGD RSUD Syekh Yusuf, Bupati Gowa Ancam Sanksi Manajemen

7 Bulan Insentif belum Terbayar, Nakes RSUD Syekh Yusuf Mogok Kerja Pasien Dipulangkan

Senin, 06 November 2023 | 16:19 WIB
header img
Salah seorang pasien Poli RSUD Syekh Yusuf tidak mendapatkan pelayanan medis - Foto Istimewa/Akbar.

SUNGGUMINASA, iNews.id - Diduga belum menerima insentif selama 7 bulan. Tenaga kesehatan, di RSUD Syekh Yusuf Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) dikabarkan mogok kerja, Senin (6/11/2023).

Akibatnya pelayanan medis di sejumlah Poli RSUD Syekh Yusuf terganggu, bahkan sejumlah pasien yang datang hendak melakukan pemeriksaan kesehatan diminta untuk pulang.

Salah seorang pasien Usmiayati mengaku ingin berobat ke Poli mata namun tidak ada dokter yang melayani di Poli mata.

"Iya kosong dokter, katanya tidak ada  dokter yang mau masuk ini hari, katanya dia (dokter) rapat. Saya mau ke bagian mata saya masuk bertanya katanya dokternya tidak masuk ini hari," jelasnya kepada wartawan saat ditemui di RSUD Syekh Yusuf, “ Jelasnya.

Senada dikatakan warga Nurhayati, Dia mengaku tidak ada dokter yang berjaga. Alasannya kata dia, para dokter rapat.

'Katanya rapat (dokter) jadi kita disuruh kembali lagi besok, saya dari jam 9 ambil antrean mau ke poli interna , katanya disuruh besok datang lagi jam 8, “ Ungkapnya.

Sementara Direktur RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, dr Rahmawati mengatakan, soal pelayanan medik yang tidak berjalan dengan baik di RSUD Syekh Yusuf, ia mengaku akan melakukan berbagai upaya agar pelayanan medis kembali berjalan normal.

Lanjut dr Rahmawati , juga tidak banyak berkomentar berkaitan hasil rapat yang berlangsung tadi.

"Sementara kami koordinasikan dulu. Hasil rapat sementara kita mau urus, nanti pi, nanti kita urus dulu supaya kita usahakan supaya berjalan dengan baik," Ujarnya kepada wartawan saat ditemui di RSUD Syekh Yusuf Gowa,” Tutupnya.

Ditanyai soal honor tenaga kesehatan yang belum dibayar, dr Rahmawati tidak banyak berspekulasi.

"Nanti pi, nanti kita urus dulu supaya kita usahakan supaya berjalan dengan baik," Singkatnya.

Editor : Thamrin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut