get app
inews
Aa Text
Read Next : Program Prioritas Pemkab Gowa, 221 Pelaku UMKM Mendapatkan Bantuan Peralatan

Di Tengah Efisiensi APBD, Anggaran Tim Lacak Gowa Tembus Rp713 Juta

Selasa, 20 Januari 2026 | 13:48 WIB
header img
Anggaran Tim Lacak Program Pemerintah Kabupaten Gowa Dipertanyakan di Tengah Efisiensi Anggaran Negara. Foto iNews.id/ Akbar

SUNGGUMINASA, iNews.id - Di tengah kebijakan efisiensi anggaran negara, realisasi dan rencana penambahan anggaran Tim Layanan Cepat Aksi Kemiskinan (Lacak) Kabupaten Gowa menuai perhatian. Program unggulan Pemerintah Kabupaten Gowa yang dikukuhkan pada 23 Juli 2025 ini diketahui telah menyerap anggaran ratusan juta rupiah hanya dalam kurun waktu empat bulan.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran Tim Lacak yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp213 juta telah dicairkan pada Desember 2025. Tak berhenti di situ, dalam rapat paripurna DPRD Gowa pada Senin (12/1/2026) lalu, juga disampaikan rencana penganggaran kembali sebesar Rp500 juta untuk tahun 2026.

Rapat paripurna tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, yang menjadi forum resmi penyampaian informasi anggaran di hadapan wakil rakyat.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sekaligus Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Muhammad Ali, membenarkan pencairan anggaran Tim Lacak pada akhir 2025.

“Pada bulan Desember 2025 anggaran Tim Lacak sudah dicairkan, nilainya lebih dari Rp200 juta. Untuk peruntukan secara detail, silakan hubungi ketua atau bendahara LACAK,” ujar Muhammad Ali saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026).

Ali juga menegaskan bahwa anggaran Tim Lacak tahun 2026 sebesar Rp500 juta hingga kini belum dicairkan. Menurutnya, karena program tersebut merupakan bagian dari program prioritas Bupati Gowa, informasi lanjutan terkait pencairan berada di ranah bagian keuangan daerah.

"Lacak ini salah satu program bupati gowa, jadi untuk informasi pencairan lebih lanjut bisaki hubungi bagian keuangan," jelas Ali.

Sementara itu, Ketua Tim Lacak Gowa, Kahar Daeng Muji, mengaku belum mengetahui adanya pencairan anggaran untuk tahun 2026.

“Anggaran Rp500 juta yang dimaksud itu belum sampai ke kami. Untuk anggaran tahun 2026, kami belum tahu,” kata Daeng Muji melalui pesan singkat.

Terkait anggaran tahun 2025, Daeng Muji menyebut dirinya tidak terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan, namun membenarkan adanya pencairan sebesar Rp213 juta.

“Untuk Juli sampai Desember sebesar Rp213 juta. Itu pagu anggaran yang saya ketahui, tapi pengurusan keuangan bukan saya,” jelasnya.

Adapun anggaran tersebut diperuntukkan bagi insentif dan fasilitas kegiatan Tim Lacak yang beranggotakan 192 orang. Dana itu mencakup insentif sahabat Lacak sesuai tingkatan, serta biaya operasional kegiatan, pertemuan, dan rapat koordinasi.

Di tengah tuntutan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan negara, realisasi serta rencana penambahan anggaran Tim Lacak ini menjadi sorotan publik, khususnya terkait efektivitas penggunaan dana dalam upaya penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa.

Editor : Revin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut