Jalan Baru Bontomanai–Kindang Disorot, Diduga Minim Drainase dan Terancam Rusak

Dirman Anwar
Lokasi Pekerjaan Jalan Ruas Jalan Desa Tamaona yang viral di Medsos, Air Meluap Ke Bahu yang mengikis Jalan. Foto : Ist.

BULUKUMBA, iNews.id - Proyek pembangunan ruas jalan Bontomanai–Kindang di Desa Tamaona, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, menuai sorotan warga. Perencanaan proyek tersebut dinilai tidak matang karena diduga tidak didahului dengan pengecekan kondisi lapangan secara menyeluruh.

Sorotan ini mencuat setelah kondisi jalan di Dusun Karang Bulotong viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Puang Hasanuddin, terlihat pinggiran jalan yang tidak dilengkapi talud mengalami longsor usai diguyur hujan. Selain itu, air meluap hingga ke badan jalan.

Kondisi tersebut membuat jalan yang baru saja diaspal terancam cepat rusak. Timbunan di bahu jalan terlihat mulai terkikis oleh aliran air.

Salah satu warga Desa Tamaona, Pung Saso, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut tidak adanya talud dan drainase menjadi penyebab utama kerusakan.

“Benar kondisinya seperti itu. Pinggiran jalan tidak ditalud, timbunan mulai terbawa air. Apalagi lokasi itu di tebing dan rawan longsor. Harusnya ada drainase karena di atasnya ada aliran air sawah. Kalau tidak dibuatkan, air pasti mengalir ke bahu jalan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Ia juga menilai perencanaan pembangunan oleh pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bulukumba, kurang maksimal.

“Menurut kontraktor dan pengawas, lokasi itu memang tidak masuk dalam gambar RAB untuk dikerjakan. Jadi yang keliru di sini perencanaan dari PU,” tambahnya.

Warga juga menyoroti kualitas pengaspalan yang dinilai kurang maksimal. Di beberapa titik ditemukan permukaan jalan bergelombang dan campuran aspal yang tidak merata.

Kondisi tersebut menyebabkan munculnya pori-pori pada aspal yang berpotensi dimasuki air, sehingga dapat mempercepat kerusakan.

Warga khawatir, jika tidak segera dilakukan evaluasi dan perbaikan, jalan yang telah lama dinantikan itu tidak akan bertahan lama dan manfaatnya tidak optimal.

Mereka mendesak Dinas PU Bulukumba bersama instansi terkait untuk turun langsung ke lokasi guna meninjau kondisi pembangunan di lapangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Bulukumba, Muh. Zain, mengatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan di lapangan.

“Saya sudah sampaikan ke rekanan. Besok rencananya kami turun bersama untuk meninjau dan mencari solusi,” ungkapnya. 

Editor : Abdul Kadir

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network