Komandan Kodim 1414 Tana Toraja, Letkol Infanteri Armal, mengungkapkan kronologi awal kejadian berdasarkan informasi yang diterimanya dan menegaskan pemicu keributan bukan karena permintaan minuman gratis oleh anggotanya seperti yang ramai diberitakan.
Dia menjelaskan bahwa setelah musik dihentikan ada salah satu pengunjung protes tentang pemberhentian musik ini yang memicu perkelahian, ini kronologi awal yang kami dapatkan, ujar Dandim Tana Toraja pada Sabtu, 4 April 2026.
Dia menambahkan bahwa jadi kalau penyampaian dari banyak berita yang menyebut anggotanya meminta minum gratis itu salah. Menurutnya, pihaknya telah mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang terlibat. Untuk berlanjutnya nanti, pemeriksaan tetap dilakukan pihak POM.
"Kami sudah limpahkan lebih lanjut ke subdenpom. Anggota yang kami tahan ada lima orang," ucapnya.
Kelima oknum TNI tersebut kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Subdenpom.
Sementara itu, dari pihak kepolisian, Kasi Propam Polres Toraja Utara, Iptu Damianus, menyampaikan bahwa proses pemeriksaan juga tengah dilakukan karena pihaknya masih mendalami keterangan saksi, korban, serta oknum anggota yang terlibat.
"Jika terbukti bersalah, kasus tersebut akan ditindaklanjuti secara pidana oleh Satreskrim," kata dia.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
