Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : TNI Viral Robek Dokumen 10 Tahun Gagal Jadi Bintara Jalani Proses Hukum di Korem Toddopuli
Advertisement . Scroll to see content

Video Ketegangan Ketua KONI Jeneponto dan Ketua Cabor Viral, Anggaran Porprov Rp590 Juta Disorot

Jum'at, 06 November 2026 | 19:36 WIB
  • author Haris
Video Ketegangan Ketua KONI Jeneponto dan Ketua Cabor Viral, Anggaran Porprov Rp590 Juta Disorot
Video Viral Ketua KONI Jeneponto. Foto SS iNews.id/ Haris

JENEPONTO, iNews.id - Sebuah video berisi ketegangan di lingkungan kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jeneponto beredar luas dan viral di berbagai grup media sosial, Jumat (6/11/2026).

Video viral tersebut memperlihatkan suasana yang memanas antara Ketua KONI Jeneponto, Darwis Nojeng, dengan salah satu ketua cabang olahraga (Cabor).

Dalam rekaman tersebut, terlihat ketua cabor perempuan itu berdiri dan menyampaikan pendapat dengan nada tegas sambil menunjuk ke arah Ketua KONI Jeneponto.

"Saya di sini mewakili semua cabang olahraga di Jeneponto!," ucapnya dengan suara lantang dalam video yang terekam tersebut.

Insiden ini pun memicu banyak pertanyaan di tengah masyarakat. Apalagi belakangan ini, KONI Jeneponto sedang berada di bawah sorotan publik terkait pengelolaan anggaran Porprov Sulawesi Selatan sebesar Rp590 juta.

Banyak pihak menilai penyaluran dana tersebut belum dilakukan secara transparan kepada cabor-cabor yang membutuhkan.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua KONI Jeneponto, Darwis Nojeng, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menilai sikap ketua cabor yang marah-marah sambil menunjuk dinilai tidak pantas.

"Memang ada salah satu pengurus cabor yang diduga tidak memiliki etika, langsung marah-marah dan menunjuk. Saya ini bukan anak-anak, apa susahnya bicara baik-baik," ungkap Darwis Nojeng melalui pesan WhatsApp.

Ia juga menegaskan tidak ada diskriminasi di antara para pengurus.

"Tidak ada yang kami beda-bedakan para pengurus cabor. Apalagi kan mereka belum berangkat, baru persiapan Porprov Bone–Wajo," singkatnya.

Terkait insiden yang terekam maupun penggunaan anggaran Rp590 juta tersebut, Ketua KONI Jeneponto menyatakan belum bisa menjelaskan secara rinci.

Sejumlah pengamat olahraga dan masyarakat berharap persoalan internal ini segera diselesaikan dengan kepala dingin.

Pasalnya, waktu yang tersisa tidak banyak atlet-atlet Jeneponto akan segera berlaga di ajang Porprov Bone–Wajo. Perselisihan ini dikhawatirkan justru mengganggu konsentrasi dan fokus para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.

Editor: Revin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut